top of page

Duta Civic Education Perdana STKIP Pasundan

  • 20 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 4 jam yang lalu

PROGRAM PERDANA CETAK GENERASI MUDA PENGGERAK NILAI KEBANGSAAN.


Bandung, — Himpunan Mahasiswa (HIMA) PPKn STKIP Pasundan sukses menyelenggarakan pemilihan Duta Civic Education 2026 yang mengusung tema “Membangun Generasi Emas melalui Kepemimpinan dan Intelektualitas.” Kegiatan yang dimulai sejak 18 Mei 2026 ini menjadi program kerja perdana HIMA PPKn STKIP Pasundan sekaligus inovasi baru yang dirancang untuk mewadahi pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang kepemimpinan, intelektualitas, kreativitas, dan penguatan nilai-nilai kewarganegaraan.


Himpunan Mahasiswa PPKn
Himpunan Mahasiswa PPKn

Ketua Umum HIMA PPKn STKIP Pasundan, Hafidz Fadlillah, menjelaskan bahwa Duta Civic Education hadir sebagai langkah awal dalam membangun budaya prestasi dan kepemimpinan mahasiswa. Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan duta, tetapi juga wadah pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menghadirkan mahasiswa yang mampu menjadi representasi Program Studi PPKn dalam mengembangkan nilai-nilai kewarganegaraan serta budaya akademik yang positif,” ujarnya.

Sebagai program yang baru pertama kali diselenggarakan, Duta Civic Education menawarkan proses seleksi yang komprehensif. Peserta dinilai tidak hanya berdasarkan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga wawasan kewarganegaraan, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, kreativitas, dan karakter pribadi.


SELEKSI MENYELURUH UNTUK MENCARI DUTA BERKUALITAS


Ketua Pelaksana, Davina Rosalia, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan terdiri atas pengenalan peserta, seleksi wawasan, pembekalan, penampilan bakat, hingga grand final.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah penampilan bakat. Pada tahap ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan potensi terbaik mereka di hadapan dewan juri dan audiens. "Kami tidak hanya mencari mahasiswa yang unggul dalam public speaking, tetapi juga individu yang memiliki kreativitas, kepercayaan diri, karakter, dan potensi yang dapat dikembangkan sebagai seorang duta,” jelas Davina.



PUTRI DILA SAPNIA TERPILIH MENJADI DUTA CIVIC EDUCATION PERDANA STKIP PASUNDAN


Dari seluruh rangkaian seleksi yang telah dilaksanakan, Putri Dila Sapina berhasil terpilih sebagai Duta Civic Education pertama STKIP Pasundan.

Ia mengaku bangga atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya. Baginya, gelar tersebut bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.

“Saya merasa bangga karena mendapatkan amanah untuk membawa diri sebagai Duta Civic Education. Harapan saya, keberadaan saya dapat memberikan dampak dan manfaat bagi warga kampus,” ungkapnya.


NAGARAKSA PERSATUAN : MERAWAT BUDAYA, MEMPERKUAT PERSATUAN


Sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan perannya, Putri mengusung program unggulan bertajuk Ngaraksa Nusantara dengan tagline “Merawat Budaya, Memperkuat Persatuan.”

Program tersebut berfokus pada tiga pilar utama. Pilar pertama adalah Ngaraksa Digital, yang bertujuan meningkatkan literasi digital generasi muda agar mampu menyaring informasi secara bijak serta menangkal penyebaran hoaks. Pilar kedua, Ngaraksa Harmoni, mengajak generasi muda untuk memperkuat toleransi, membangun dialog yang sehat, dan menghormati keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

Sementara itu, pilar ketiga, Ngaraksa Budaya, berupaya menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan di tengah perkembangan zaman.


MENCETAK AGEN PERUBAHAN BERBASIS NILAI KEBANGSAAN


Melalui program kerja perdana ini, HIMA PPKn STKIP Pasundan berharap Duta Civic Education dapat menjadi identitas baru organisasi sekaligus ruang pengembangan mahasiswa yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Duta Civic Education diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul secara akademik, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menjadi agen perubahan yang menggerakkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

 
 

© 2025 STKIP Pasundan

bottom of page